Sasweblabs
Artikel 09 July 2026

Tutorial Mengubah Konfigurasi Email dari IMAP ke POP3

Tutorial Mengubah Konfigurasi Email dari IMAP ke POP3

Apa Perbedaan IMAP dan POP3?

Sebelum melakukan perubahan, pahami terlebih dahulu perbedaannya:

  • IMAP: Email tetap tersimpan di server dan akan tersinkronisasi di semua perangkat.

  • POP3: Email diunduh ke perangkat. Secara default, email dapat dihapus dari server setelah diunduh (tergantung pengaturan).

Catatan: Sebelum beralih ke POP3, pastikan Anda telah mencadangkan email penting jika diperlukan.


Langkah 1: Pastikan POP3 Telah Diaktifkan

Masuk ke pengaturan layanan email Anda (misalnya cPanel, Gmail, Microsoft 365, atau penyedia hosting) dan pastikan layanan POP3 telah aktif.

Siapkan informasi berikut:

  • Alamat email

  • Password email

  • Server POP3

  • Port POP3

  • Jenis enkripsi (SSL/TLS atau STARTTLS)

  • Server SMTP

  • Port SMTP

Contoh:

Pengaturan Nilai
Incoming Server pop.domainanda.com
Port 995 (SSL) atau 110
Outgoing Server (SMTP) smtp.domainanda.com
Port SMTP 465 (SSL) atau 587 (TLS)

Langkah 2: Backup Data Email (Opsional tetapi Disarankan)

Jika sebelumnya menggunakan IMAP, lakukan backup terlebih dahulu karena email yang hanya tersimpan di server belum tentu ikut berpindah ke akun POP3.


Langkah 3: Hapus atau Nonaktifkan Akun IMAP

Buka aplikasi email.

Contoh pada Microsoft Outlook:

  1. Klik File.

  2. Pilih Account Settings.

  3. Klik Account Settings.

  4. Pilih akun IMAP yang digunakan.

  5. Klik Remove (jika ingin menghapus) atau biarkan jika ingin digunakan sementara.


Langkah 4: Tambahkan Akun Baru Menggunakan POP3

  1. Klik Add Account.

  2. Masukkan alamat email.

  3. Pilih Manual Setup atau Advanced Setup.

  4. Pilih POP3.

  5. Isi konfigurasi berikut:

Incoming Mail (POP3)

  • Server: pop.domainanda.com

  • Port: 995

  • Encryption: SSL/TLS

Outgoing Mail (SMTP)

  • Server: smtp.domainanda.com

  • Port: 465 atau 587

  • Authentication: Aktif

  • Gunakan username dan password yang sama dengan akun email.


Langkah 5: Lakukan Pengujian

Klik Test Account Settings atau Next.

Pastikan:

  • Berhasil login ke server POP3.

  • Berhasil mengirim email melalui SMTP.

Jika berhasil, klik Finish.


Langkah 6: Atur Opsi Penyimpanan Email

Agar email tetap tersimpan di server:

  1. Buka Account Settings.

  2. Pilih akun POP3.

  3. Klik More Settings.

  4. Masuk ke tab Advanced.

  5. Centang:

  • Leave a copy of messages on the server

  • (Opsional) Hapus email dari server setelah 14 atau 30 hari.

Pengaturan ini berguna jika email masih ingin diakses dari perangkat lain.


Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Setelah menggunakan POP3, email baru akan diunduh ke perangkat.

  • Folder seperti Sent, Draft, dan Trash tidak akan tersinkron otomatis seperti pada IMAP.

  • Jika menggunakan lebih dari satu perangkat, IMAP umumnya lebih disarankan dibanding POP3.

  • Pastikan pengaturan SMTP tetap benar agar proses pengiriman email berjalan normal.


Troubleshooting

Gagal menerima email

  • Periksa alamat server POP3.

  • Pastikan port dan metode enkripsi sudah benar.

  • Pastikan username dan password sesuai.

Gagal mengirim email

  • Pastikan server SMTP benar.

  • Aktifkan autentikasi SMTP.

  • Gunakan port 465 (SSL) atau 587 (TLS).

Email hilang dari server

Periksa apakah opsi Leave a copy of messages on the server belum dicentang. Jika tidak aktif, email akan dihapus dari server setelah berhasil diunduh.

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait